Tag Archives: bola indonesia

Kiprah Legenda Hidup Sepak Bola Indonesia di Tim Nasional

Prestasi Timnas Indonesia saat ini bisa dibilang cukup minim. Meski dapat beberapa kali mencapai laga final baik sea games ataupun piala AFF, namun nyatanya seringkali timnas mengalami kegagalan pada laga final turnamen tersebut. Ditambah lagi kekisruhan pada organisasi PSSI sempat membuat sepak bola Indonesia mendapatkan sanksi dari FIFA dan tidak bisa mengikuti event internasional.

Terlepas dari prestasi timnas yang belum kunjung membaik, ternyata sejarah pernah mencatatkan tim nasional Indonesia sebagai salah satu macan Asia. Julukan tersebut diperoleh Indonesia tak lain karena pemain-pemain yang pada waktu itu memiliki kualitas yang luar biasa. Salah satu prestasi yang pernah diraih oleh timnas pada waktu itu adalah medali emas SEA games pada tahun 1991.

Prestasi Timnas Legenda Lain

Selain pernah meraih medali emas SEA games tahun 1991, masih terdapat prestasi lain yang ditorehkan oleh timnas Indonesia pada waktu itu. Timnas Garuda hampir berhasil lolos pada gelaran Piala Dunia Pada tahun 1986. Namun, timnas gagal ke putaran final setelah dikalahkan oleh Korea Selatan pada fase terakhir babak kualifikasi Piala Dunia untuk zona Asia.

Pada tahun yang sama, timnas Indonesia juga mencatatkan prestasi mentereng pada gelaran Asian Games. Pada ajang kompetisi olahraga tertinggi di Asia tersebut, timnas Indonesia berhasil melaju hingga pada babak semifinal cabang sepak bola. Melihat prestasi tersebut, tentu tidak salah jika Indonesia sempat mendapatkan julukan sebagai Macan Asia pada waktu itu.

Mencetak Pemain Legenda

Selama berkiprah pada ajang sepak bola Internasional, timnas Indonesia telah menghasilkan pemain-pemain dengan status legenda saat ini. Dari mulai yang memiliki posisi sebagai pemain bertahan hingga yang berposisi sebagai ujung tombak tim. Berikut ini merupakan beberapa nama legenda sepak bola Indonesia yang pernah berkiprah membela timnas di ajang Internasional.

1. Peri Sandria

Nama pertama ada Peri Sandria. Sewaktu masih aktif menjadi pemain, Peri Sandria merupakan penyerang yang memiliki ketajaman dan kelihaian mencetak gol ke gawang lawan. Berkat ketajamannya tersebut, Peri Sandria sempat menciptakan rekor pencetak gol terbanyak dalam satu musim kompetisi. Namun belum lama ini rekor tersebut telah berhasil dipecahkan oleh striker asing Sylvano Comvalius.

Peri Sandria menjadi salah satu striker papan atas pada medio akhir tahun 80-an sampai dengan pertengahan tahun 90-an. Atas penampilan apiknya tersebut, Peri Sandria dipanggil untuk bergabung dengan tim nasional Indonesia. Bersama mantan pelatih timnas pada waktu itu, Anatoli Polosin, Peri Sandria dan kawan-kawan berhasil mempersembahkan medali emas SEA games tahun 1991.

2. Roby Darwis

Berikutnya ada pemain legendaris yang memiliki posisi sebagai pemain belakang. Pemain tersebut adalah Roby Darwis. Roby Darwis menjalani karir sepak bolanya dari mulai tahun 1987 sampai dengan tahun 1998. Memiliki postur tubuh ideal membuatnya menjadi salah satu bek tangguh yang pernah dimiliki oleh Indonesia. Selain menjadi legenda Indonesia, Roby juga dikenal sebagai legenda Persib Bandung.

3. Fakhri Husaini

Fakhri Husaini merupakan salah satu playmaker terbaik yang pernah dimiliki oleh timnas Indonesia. Berkarir sebagai pemain profesional pada medio 90-an, Fakhri berhasil menjadi gelandang serang papan atas di Liga waktu itu. Setelah memutuskan pensiun, Fakhri fokus untuk mengembangkan bakat muda yang ada di Indonesia hingga pada akhirnya Beliau ditunjuk sebagai pelatih timnas U-16 dan U-19.

4. Aji Santoso

Selain Roby Darwis, Indonesia juga memiliki pemain belakang berkualitas dalam diri Aji Santoso. Berposisi sebagai bek sayap, Aji Santoso menjelma sebagai pemain bertahan dengan kemampuan komplit. Memiliki kecepatan dan umpan silang yang akurat, menjadikan Aji Santoso sebagai salah satu wing back terbaik yang pernah dimiliki oleh timnas Indonesia.

Setelah memutuskan untuk gantung sepatu, Aji Santoso memutuskan untuk menimba ilmu tentang kepelatihan. Untuk saat ini, Aji Santoso telah memiliki akademi sepak bola usia dini dan tengah menjadi pelatih salah satu klub peserta Liga 1 Indonesia.

5. Kurniawan Dwi Yulianto

Legenda selanjutnya adalah Kurniawan Dwi Yulianto. Pemain yang memiliki julukan si kurus ini merupakan hasil dari proyek primavera pada tahun 1993. PSSI bekerja sama dengan Italia untuk mengembangkan bibit muda timnas pada waktu itu. Kurniawan pernah memperkuat tim Italia yaitu Samdoria. Selain itu, si kurus juga pernah menimba ilmu di klub Luzem.

Sejarah juga mencatatkan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai salah satu pencetak gol terbanyak untuk level tim nasional. Kurniawan hanya kalah dari Bambang Pamungkas dalam urusan membobol gawang lawan. Hingga akhir karirnya, Kurniawan telah mencatatkan 33 gol dari 58 pertandingan bersama tim nasional Indonesia di semua ajang.

Pemain Legenda yang Masih Aktif Bermain

1. Bambang Pamungkas

Legenda hidup Persija Jakarta yang satu ini pasti sudah tidak asing bagi pecinta sebak bola nasional. Bambang Pamungkas yang telah menginjak usia 39 masih belum memutuskan untuk gantung sepatu. Ia masih memberikan sisa-sisa tenaganya untuk membantu Persija meraih gelar juara pada Liga 1 musim 2018.

Pada level timnas, pemain yang akrab disapa Bepe ini telah mencatatkan 85 penampilan dan berhasil mencetak 37 gol. Sampai saat ini, Bepe masih menjadi top skor sepanjang masa timnas Indonesia. Salah satu ciri khas dan kemampuan terbaik Bepe adalah lompatan vertikalnya yang sangat tinggi. Dengan kemampuan tersebut Bepe sangat tangguh untuk urusan bola atas meskipun hanya bertinggi 170-an cm.

2. Boaz Salossa

Legenda yang masih aktif bermain berikutnya adalah Boaz Salossa. Pemain asal Papua ini pertama kali tampil membela timnas pada tahun 2004. Boaz yang saat itu belum memiliki klub berhasil terpilih untuk mewakili Indonesia pada gelaran Piala Tiger. Bersama Ilham Jaya Kesuma, Boaz membuat lini serang Indonesia begitu mematikan pada waktu itu.

Pada usia yang telah menginjak 33 tahun, Boaz memilih untuk membela tim asal kelahirannya yaitu Persipura Jayapura pada gelaran Liga 1. Meskipun masuk dalam usia senja untuk atlet sepak bola, nyatanya Boaz masih sering keluar masuk data sgp timnas Indonesia.